Snippet
Tampilkan postingan dengan label sajak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sajak. Tampilkan semua postingan
Engkau mengenalnya
Insan panutan kita
Lelaki pilihan Allah swt
Yang diutus untuk Umat manusia
........
Lahir di tahun gajah
menjadi saksi bisu saat para kafirun
luluh lantak oleh burung ababil
yang membawa bongkahan-batu neraka
menjadi awal kebangkitan umat manusia
........
Tumbuh dalam kondisi sulit
menjadikan beliau insan yang kuat
kuat imannya kuat juga akhlaknya
meskipun ayahnya tiada
ibunya meninggalkannya juga
Ia tetap menjadi insan yang tegar
hatinya tetap bersinar
........
Banyak yang bisa kita contoh darinya
Akhlakul karimahnya tiada satupun yang bisa menyamainya
kekayaan hati yang tiada terkira
serta senyum yang selalu menghiasi wajahnya
Baik musuh maupun sahabat dirangkulnya
dia membawa pesan kedamaian untuk bumi tercinta
........
Tetapi sekarang pesonanya mulai dilupakan
Ajarannya mulai ditinggalkan
Umatnya terpecah belah
tauladannya tak lagi dihiraukan
.......
Mungkin di surga sana beliau sedang menangis
meneteskan airmata melihat perilaku kita
sadarkah wahai teman?

Engkau telah lupa padanya..
maksudku,
Engkau tahu tapi tak peduli
Engkau ingat tapi mengingkari
Engkau paham tapi seolah tak mengerti
Engkau telah terbuai hal duniawi
melupakan rumah abadi
melupakan dia
sang lelaki pilihan
penutup akhir zaman
ingatkah engkau tentangnya??
Kukatakan padamu
Namanya MuHammad


 
Ketika persatuan serta semangat jihad kita ditelantarkan
Para zionist itu telah memungutnya
dengan sedikit modifikasi
mereka melesat
menghancurleburkan kita


sebelum itu terjadi,.,

Sadarlah wahai kawan...
Lihatlah mereka bersatu
kita bercerai berai

lihatlah mereka hanya segelintir tapi berani

kita banyak bagai buih dilautan

mereka rela berkorban

kita biasa nontonin korban

mereka bertindak nyata banyak

kita banya omong besar

Sadarlah wahai kawan...
ukhuwah zion terlihat
ukhuwah islamiyah kemana?

Sesama mereka saling melindungi

sesama kita saling menjatuhkan

mereka bangga dengan panji2xnya

kita malu dengan panji2x sendiri

mereka dakwah penuh semangat dan inovatif menyeluruh

kita dakwah penuh kebuntuan dan terbatas tersekat

yang muda dari mereka bergerak

yang tua dari mereka mendorong
yang muda dari kita manja
yang tua dari kita tak mau mengalah

para pemimpin meraka ada digaris depan

para pemimipin kita masih enak bermimpi

Sadarlah wahai kawan..
setiap mereka ingin perang dengan kita, mereka bersiap
setiap kita ingin perang dengan mereka, kita asal2xan

walau jahat mereka rapi

walau baik kita berantakan

mereka bangga kita tidak sadar mendukungnya

kita bangga mereka sadar tersesat dan terlaknat

mereka benci kita karena tuntunan mereka

kita benci mereka karena ikut-ikutan saja

sinagok mereka terbuka setiap saat

masjid kita tergembok setiap saat

Sadarlah wahai kawan
rahib mereka datang sebelum jamaah
imam kita datang setelah jamaah

sinagok mereka untuk tameng

masjid kita untuk pajangan

sinagok mereka bersih, rapi, wangi dan indah

masjid kita kotor, berantakan, bau dan tak terurus

mereka beramai-ramai urus sinagok

kita beramai-ramai tinggalkan masjid

setiap mereka punya dan bisa baca huruf ibrani

setiap kita males punya dan buta huruf arab

mereka menghargai dan mendukung setiap karya

kita menghina dan melecehkan setiap karya

bintang david kebanggaan mereka

binatang film kebanggaan kita

sadarlah wahai kawan,.
para pelajar mereka selalu membawa missi zionnya
para pelajar kita selalu bingung akan visi missi

mereka selalu mengisi ruang kosong hati

kita selalu tinggalkan ruang kosong hati

mereka sadar betul banyak musuh menantang

kita tak sadar seberapa banyak musuh dalam selimut

walau dibenci mereka tetap berdiri dan mencintai

walau dibenci kita balik membenci tiada tepi

walau mereka terpecah lebih banyak golongan tak masalah

walau kita terpecah lebih sedikit kita sering ribut

sebenarnya mereka serem tapi berpenampilan manis

sebenarnya kita manis tapi berpenampilan serem

setiap penghianat dari mereka akan cepat mati

setiap penghianat dari kita akan dilindungi sampai mati

mereka bangga kualitas

kita bangga kuantitas

sadarlah wahai kawan,.,
racun mereka terkemas oleh manisnya madu palsu
madu asli kita terkemas oleh sampah busuk yang menumpuk

mereka konsisten berkembang

kita konsisten lari ditempat

mereka berlari saat zion memanggil

kita tutup telinga saat adzan memanggil

mereka didik penerus mereka dengan baik dan terurus

kita didik penerus kita dengan sekenanya saja asal hidup

mereka putar balikkan fakta

kita ikut berputar-putar

sadarlah wahai kwan,.,
perempuan dari mereka sangat terlindungi
perempuan dari kita sangat dieksploitasi

mereka bilang kita iblis halal tuk dibunuh

kita bilang mereka monyet dan babi

muslim kembalilah kehittoh mu agar menang
bangunlah.,.dan semuanya kan indah pada akhirnya



 Karya :randy D'hotory

Tik tok tik tok
Suara jam dinding berdetok
ditengah kesunyian itu
aku mengambil sapu tangan ku
ku sapu bulir keringat yang membasahi wajahku
padahal diluar terdengar suara rintik hujan
Tetapi keringat ku terus mengalir
Tuhan jangan kau biarkan waktu cepat berlalu,.
pintaku dalam kalbu


Engkau mondar mandir mengawasi diriku
matamu tak lepas dari memandang 
setiap jengkal ruangan itu..entah apa yang kau pikirkan
konsentrasi ku terpecah saat kau menegurku
Mulutku membisu saat kau menyodorkan 
secarik kertas kepadaku
aku baca sejenak 
kemudian kutinggalkan guratan tanganku
lalu kaupun berlalu
aku pun kembali terpaku
dengan selembar kertas dihadapanku

Tik tok tik tok
jam terus berdetok
seakan mengancam ku 
memekakkan telinga,.
ditengah kesunyian itu
aku kembali menyapu bulir-bulir keringatku
agar tak membasahii kertas
yang menentukan nasibku itu

Tik tok tik tok
tiga puluh menit telah berlalu,
kulihat engkau masih mengawasi ku dengan mata tajammu
bagaikan elang yang siap menerkam ku setiap waktu
ahh,.,waktu ku tinggal sedikit,.
aku harus bisa menyelesaikannya
pikirku dalam kalbu
.,.
Tik tok tik tok
Sang penghitung waktu seakan bersuara lebih keras
menyerukan bahwa waktumu telah tiba
aku semakin gugup.,
dua puluh baris huruf dan angka telah aku jabarkan
tinggal sedikit lagi
dan akupun selesai
pikirku

Tapi menit berikutnya
sesuatu yang tak kuhendaki terjadi
temanku melemparkan sebuah kertas remuk padaku
dengan jari-jarinya
samar-samar aku mendengar pesannya
yang kira-kira terdengar
tolong aku

aku pun semakin bingung
dilema didepan mata
antara menyelesaikan milikku atau memberi tulisan lewat kertas remuk itu
kepada temanku itu
antara ego dan kesetiakawanan
saat waktu tinggal beberapa menit lagi
bukan kali ini saja hal ini terjadi padaku
tetapi selalu saja membuatku gugup dan menggangguku
terjadi pembicaraan semu,
sebelah hatiku berkata
sudahlah,.kerjakan saja punyamu
turutilah egomu karena ini menentukan masa depanmu
tetapi sebelah lainnya menjawab.,
jangan,.bantulah temanmu
apakah kau mau dianggap teman yang tak tahu malu??
setelah engkau diberi kesempatan untuk duduk dikursimu itu?
kau tahu kan,.kalau temanmu tak membantumu
mungkin sekarang engkau masih jadi tukang semir sepatu

Akhirnya egoku kalah
Aku berfikir dengan segenap tenaga
lalu aku bersiap melemparkan nya kepada temanku
tapi naas pada saat itu 
dia lewat didepanku
tak sengaja kertas itu mengenai wajahnya
keringat ku mengalir deras
kupandangi samar-samar airmukanya
begitu menyeramkan

rasa cemas dan takut hinggap difikiranku,.,
keringatku mengucur dengan deras
Tetapi kemudian dia berlalu
dengan membawa kertas berhargaku
lalu memanggil namaku
dan menyuruhku menutup pintu dan keluar dari ruangan itu

Akhirnya aku sadar
kesalahan yang merugikan aku dan juga 
tak dapat membantu temanku
Maafkan aku teman,.
aku tak sempat membantumu

Dan setelah saat itu aku tak tahu
bagaimana masa depanku
*******
Keep Blogging get inspiring,Keep Reading get Thinking


 karya :Randy D'hotory

Dihari minggu itu
disore yang cerah itu
aku duduk bersama teman-temanku
didepan kampus itu

tiba-tiba bayangan mu berlalu
bersama teman-temanmu
engkau lewat didepanku
sejenak ku terpaku 
diam membisu
obrolan temanku mu membeku
semua terpana karenamu

Oh gadis berjilbab biru
siapakah gerangan dirimu?
yang membuat jantungku berdenyut merdu
kurasakan hatiku berdetak syahdu
yang membuat sekujur tubuhku membeku
yang membuat mataku terpaku
karena dirimu yang ayu
apakah aku jatuh cinta padamu??

Oh gadis berjilbab biru
siapakah gerangan dirimu?
pemilik senyum yang membius kalbuku
meskipun senyum itu sedingin salju,.,
samar-samar kurasakan menembus jantung ku

Oh gadis berjilbab biru
bolehkah aku mengenal dirimu?
tetapi aku malu untuk mendekatimu
bukan karena aku tak mampu,.,
tapi engkau sungguh membuat ku terdiam membisu
karena terpaku akan kecantikanmu

Di lain waktu aku bertemu denganmu
saat itu hujan turun 
dbawah payung itu engkau berteduh
tak sengaja akupun berteduh ditempat itu
meskipun saat itu engkau masih tak mengenalku
aku memberanikan diriku bertanya padamu

Oh gadis berjilbab biru?
siapakah gerangan namamu?
bolehkah aku mengenal dirimu?
engkau awalnya tersipu malu,
tampak merah semu wajahmu
yang terpancar diwajahmu 
sambil memeluk erat Alquran didadamu
beberapa saat aku menunggu jawaban darimu
akhirnya engkaupun menjawabku
dengan suaramu yang syahdu
samar-samar ku mendengar namamu
seayu dan secantik jilbabmu

Oh gadis berjilbab biru
sungguh beruntungnya diriku
bisa mengenal dirimu
apalagi bisa menjadi bagian hidupmu